Niji/Pelangi
By: L'arc en Ciel
Indonesian Lyric: Pencerita bertopeng
Perasaanku terpenuhi oleh tampilan waktu dengan suara jernih
Masa depan tanpa akhir terus berjalan ke matamu
Hatiku sejujurnya rapuh
Semua orang disekitarku hancur
Tiba-tiba, di hujan tak terduga
Meskipun kau berhenti lagi
Kau masih percaya padaku
Lebih tinggi dari siapa pun
Dekat dengan langit
Aku dekat dengan sesuatu yang terang dan bersinar
Aku berharap untuk cahaya
Jika aku terbakar, aku tak apa
Semuanya menemani kebenaran
"Si anak melihat kebencian ke mana ia menyembunyikan bayangan seseorang"
Aku tak mau melihat dunia seperti ini lagi
Tidak lagi! Tidak lagi! Tidak lagi!
Tapi aku akan terus memikirkanmu
Meskipun musim tlah berakhir
Sudah berkali-kali hujan, tapi kini berhenti
Itu terlihat seperti gambar yang s'lalu ku lihat dengan mata tertutup
Kesakitan seseorang
Mimpi-mimpi yang tak pernah terwujud
Kenapa harus cinta lahir di dadaku
Bunga yang kita mekarkan kembali ke tanahtanah
Waktu terisi oleh cinta
Dengan Suara jernih yang terus di beri
Malam tiada akhir di matamu
By: L'arc en Ciel
Indonesian Lyric: Pencerita bertopeng
Perasaanku terpenuhi oleh tampilan waktu dengan suara jernih
Masa depan tanpa akhir terus berjalan ke matamu
Hatiku sejujurnya rapuh
Semua orang disekitarku hancur
Tiba-tiba, di hujan tak terduga
Meskipun kau berhenti lagi
Kau masih percaya padaku
Lebih tinggi dari siapa pun
Dekat dengan langit
Aku dekat dengan sesuatu yang terang dan bersinar
Aku berharap untuk cahaya
Jika aku terbakar, aku tak apa
Semuanya menemani kebenaran
"Si anak melihat kebencian ke mana ia menyembunyikan bayangan seseorang"
Aku tak mau melihat dunia seperti ini lagi
Tidak lagi! Tidak lagi! Tidak lagi!
Tapi aku akan terus memikirkanmu
Meskipun musim tlah berakhir
Sudah berkali-kali hujan, tapi kini berhenti
Itu terlihat seperti gambar yang s'lalu ku lihat dengan mata tertutup
Kesakitan seseorang
Mimpi-mimpi yang tak pernah terwujud
Kenapa harus cinta lahir di dadaku
Bunga yang kita mekarkan kembali ke tanahtanah
Waktu terisi oleh cinta
Dengan Suara jernih yang terus di beri
Malam tiada akhir di matamu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar